Saham Inggris untung 3 beruntun, Indeks FTSE terkerek 0,18 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Inggris kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (14/6/2021), memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek lagi 0,18 persen atau 12,62 poin, menjadi menetap di 7.146,68 poin.

Indeks FTSE 100 terdongkrak 0,65 persen atau 45,88 poin menjadi 7.134,06 poin pada Jumat (11/6/2021), setelah menguat 0,10 persen atau 7,17 poin menjadi 7.088,18 poin pada Kamis (10/6/2021), dan jatuh 0,20 persen atau 14,08 poin menjadi 7.081,01 poin pada Rabu (9/6/2021).

Saham A Royal Dutch Shell PLC (RDSA), sebuah perusahaan minyak dan gas multinasional, melonjak 2,68 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: IHSG awal pekan ditutup merosot, pasar pantau COVID-19 dan RDG BI

Diikuti oleh saham B Royal Dutch Shell PLC (RDSB), sebuah perusahaan minyak dan gas multinasional yang bertambah 2,50 persen, serta perusahaan investasi ekuitas swasta yang berfokus pada penyediaan modaI Intermediate Capital Group meningkat 2,23 persen.

Sementara itu, International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 4,17 persen.

Disusul oleh saham Rolls-Royce Holdings, perusahaan multinasional asal Inggris yang mendesain, memproduksi, dan mendistribusikan mesin untuk pesawat terbang dan lain sebagainya, anjlok 4,09 persen, serta perusahaan pengolahan dan ritel makanan multinasional Inggris Associated British Foods tergelincir 2,76 persen.

Baca juga: Saham Inggris menguat lagi, indeks FTSE 100 terdongkrak 0,65 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel