Saham Jerman berakhir datar, Indeks DAX 30 naik hanya 0,76 poin

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman berakhir datar dengan sedikit berada di zona hijau pada perdagangan Senin (10/5/2021), memperpanjang reli untuk hari keempat berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terdongkrak 0,76 poin atau 0,00 persen, menjadi menetap di 15.400,41 poin.

Indeks DAX 30 melonjak 1,34 persen atau 202,91 poin menjadi 15.399,65 poin pada Jumat (7/5/2021), setelah terangkat 0,17 persen atau 25,96 poin menjadi 15.196,74 poin pada Kamis (6/5/2021), dan melambung 2,12 persen atau 314,30 poin menjadi 15.170,78 poin pada Rabu (5/5/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 19 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 11 saham lainnya mengalami kerugian.

Fresenius SE, perusahaan perawatan kesehatan Eropa melonjak 3,85 persen, menjadi pencetak keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Baca juga: Saham Jerman melambung, Indeks DAX 30 melonjak 1,34 persen

Disusul saham perusahaan produsen pakaian dan peralatan olahraga Adidas yang terangkat 2,08 persen, serta perusahaan produsen otomotif terkemuka Jerman BMW menguat 1,84 persen.

Di sisi lain perusahaan layanan pemesanan dan pengiriman makanan daring multinasional Eropa Delivery Hero mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya anjlok 6,15 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur semikonduktor Infineon Technologies yang merosot 2,92 persen, serta perusahaan divisi energi dari Siemens Group, Siemens Energy berkurang 2,10 persen.

Adidas adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 248,59 juta euro (302,51 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Prancis untung 4 hari beruntun, Indeks CAC terkerek 0,01 persen

Baca juga: Kemarin, IHSG menguat hingga perpanjangan PPKM Mikro

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel