Saham Jerman berakhir negatif, indeks DAX 30 tergerus 0,12 persen

Biqwanto Situmorang
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Jumat (30/4/2021), mencatat penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt tergerus 0,12 persen atau 18,29 poin, menjadi menetap di 15.135,91 poin.

Indeks DAX 30 merosot 0,90 persen atau 137,98 poin menjadi 15.154,20 poin Kamis (29/4/2021), setelah terkerek 0,28 persen atau 42,91 poin menjadi 15.292,18 poin pada Rabu (28/4/2021), dan melemah 0,31 persen atau 47,07 poin menjadi 15.249,27 poin pada Selasa (27/4/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, hanya 11 saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 19 saham lainnya mengalami kerugian.

BASF, kelompok perusahaan industri bahan kimia Jerman, menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 4,88 persen.

Disusul oleh saham perusahaan layanan pemesanan dan pengiriman makanan daring multinasional Eropa Delivery Hero yang kehilangan 2,73 persen, serta perusahaam pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas menyusut 1,44 persen.

Di sisi lain, perusahaan produsen mesin pesawat terbang MTU Aero melonjak 4,90 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE yang terangkat 2,42 persen, serta perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical menguat 1,38 persen.

BASF adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 338,45 juta euro (408,92 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Prancis kembali melemah, indeks CAC 40 merosot 0,53 persen
Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup merosot, kembali ke bawah 6.000
Baca juga: Rupiah akhir pekan ditutup menguat, dipicu optimisme ekonomi AS pulih