Saham Jerman berbalik melemah, indeks DAX 30 tergelincir 0,68 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (15/9/2021), berbalik melemah dari kenaikan dua hari berturut-turut dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt tergelincir 0,68 persen atau 106,99 poin, menjadi menetap di 15.616,00 poin.

Indeks DAX 30 naik 0,14 persen atau 21,57 poin menjadi 15.722,99 poin pada Selasa (14/9/2021), setelah bangkit 0,59 persen atau 91,61 poin menjadi 15.701,42 poin pada Senin (13/9/2021), dan terkikis 0,09 persen atau 13,34 poin menjadi 15.609,81 poin pada Jumat (10/9/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 30, hanya enam saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 23 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Adidas AG, perusahaan produsen pakaian dan peralatan olahraga multinasinal Jerman, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 2,95 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical Care yang berkurang 2,88 persen, serta kelompok perusahaan energi multinasional Jerman RWE melemah 2,78 persen.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, BMW, perusahaan produsen otomotif multinasional Jerman terangkat 1,14 persen, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan manajemen logistik dan jasa pengiriman terkemuka Jerman Deutsche Post yang menguat 0,82 persen, sera perusahaan produsen ban, suku cadang otomotif dan produk-produk industri Continental AG bertambah 0,80 persen.

Baca juga: Saham Prancis merosot, indeks CAC 40 anjlok 1,04 persen
Baca juga: Saham China berakhir jatuh, tertekan data lemah dan kebangkitan virus
Baca juga: Saham Jerman kembali ditutup menguat, indeks DAX 35 naik 0,14 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel