Saham Jerman berbalik menguat, indeks DAX 40 terangkat 0,67 persen

Saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (17/6/2022), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terangkat 0,67 persen atau 87,77 poin, menjadi menetap di 13.126,26 poin.

Indeks DAX 40 terpuruk 3,31 persen atau 446,80 poin menjadi 13.038,49 poin pada Kamis (16/6/2022), setelah bertambah 1,36 persen atau 180,90 poin menjadi 13.485,29 poin pada Rabu (15/6/2022), dan merosot 0,91 persen atau 122,64 poin menjadi 13.304,39 poin pada Selasa (14/6/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 24 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 15 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Delivery Hero SE, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan dan pengiriman makanan secara daring melambung 12,13 persen, merupakan peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan properti dan pengembang real estat Jerman Vonovia yang terangkat 3,24 persen, serta perusahaan yang menyediakan penjualan aksesoris fesyen pakaian, produk olahraga, sepatu, tas, dan aksesoris lainnya untuk pria dan wanita secara daring Zalando SE menguat 3,21 persen.

Di sisi lain, Merck KGaA, sebuah perusahaan industri farmasi dan bahan kimia global menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 3,12 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa keuangan dan reasuransi Jerman Hannover Re yang merosot 2,07 persen, serta perusahaan penjual dan distributor bahan kimia industri dan khusus Brenntag SE kehilangan 1,86 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel