Saham Jerman hentikan rugi 3 hari, indeks DAX 40 terkerek 0,75 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (2/11), menghentikan kerugian selama 3 hari berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 0,75 persen atau 117,52 poin, menjadi menetap di 15.806,29 poin.

Indeks DAX 40 menyusut 7,56 poin atau 0,05 persen menjadi 15.688,77 poin pada hari Jumat (29/10), setelah turun 0,06 persen atau 9,48 poin menjadi 15.696,33 poin pada hari Kamis (28/10), dan merosot 0,33 persen atau 51,25 poin menjadi 15.705,81 poin pada hari Rabu (27/10).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 36 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara empat saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Siemens Healthineers AG, sebuah perusahaan induk dari beberapa perusahaan teknologi medis multinasional Jerman terdongkrak 2,68 persen, merupakan peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical Care AG & Co yang menguat 2,51 persen, serta perusahaan produsen bahan kimia yang terdiversifikasi Jerman Symrise AG meningkat 1,92 persen.

Di sisi lain, perusahaan industri kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus SE membukukan kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya menyusut 0,76 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan industri mesin pesawat terbang MTU Aero AG yang melemah 0,75 persen, serta perusahaan produsen ban, suku cadang otomotif, dan produk industri Continental AG tergerus 0,71 persen.

Baca juga: Saham Jerman ditutup hampir tak berubah, indeks DAX 40 susut 7,56 poin

Baca juga: Saham Jerman kembali melemah, indeks DAX 40 terpangkas 0,06 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel