Saham Jerman kembali ditutup menguat, indeks DAX 35 naik 0,14 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (14/9/2021), melanjutkan keuntungan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,14 persen atau 21,57 poin, menjadi menetap di 15.722,99 poin.

Indeks DAX 30 bangkit 0,59 persen atau 91,61 poin menjadi 15.701,42 poin pada Senin (13/9/2021), setelah terkikis 0,09 persen atau 13,34 poin menjadi 15.609,81 poin pada Jumat (10/9/2021), dan menguat 0,08 persen atau 12,87 poin menjadi 15.623,15 poin pada Kamis (9/9/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 30, sebanyak 14 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 16 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan produsen semikonduktor multinasional Infineon Technologies bersama perusahaan manajemen logistik dan pengiriman Deutsche Post, mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan saham keduanya terangkat 2,22 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi multinasional Jerman RWE yang menguat 1,33 persen, serta perusahaan produsen otomotif Daimler bertambah 1,14 persen.

Sementara itu, perusahaan layanan pengiriman makanan daring multinasional Eropa Delivery Hero, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terpangkas 1,74 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas yang kehilangan 1,31 persen, serta perusahaan farmasi multinasional Merck melemah 1,19 persen.

Perusahaan manufaktur otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 225,67 juta euro (266,61 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Jerman berbalik menguat, Indeks DAX 30 bangkit 0,59 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel