Saham Jerman kembali turun, indeks DAX 40 tergelincir 0,27 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham di bursa saham Jerman kembali berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat (22/11/2021), melanjutkan penurunan untuk hari ketiga berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt tergelincir 0,27 persen atau 44,28 poin, menjadi menetap di 16.115,69 poin.

Indeks DAX 40 kehilangan 0,38 persen atau 61,76 poin menjadi 16.159,97 poin pada Jumat (19/11/2021), setelah tergerus 0,18 persen atau 29,40 poin menjadi 16.221,73 poin pada Kamis (18/11/2021), dan naik tipis 0,02 persen atau 3,27 poin menjadi 16.251,13 poin pada Rabu (17/11/2021).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya 16 saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 24 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Zalando SE, sebuah perusahaan e-commerce multinasional Jerman mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 4,28 persen, setelah di sesi sebelumnya melambung 4,00 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP SE yang kehilangan 3,35 persen, serta perusahaan layanan pemesanan dan pengiriman makanan secara daring multinasional Eropa yang berbasis di Berlin Delivery Hero SE melemah 2,57 persen.

Di sisi lain, Deutsche Telekom AG, perusahaan jasa telekomunikasi terkemuka Jerman terdongkrak 2,60 persen, menjadi pencetak keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional Jerman yang memproduksi kendaraan mewah dan sepeda motor Bayerische Motoren Werke AG, biasa disebut sebagai BMW, yang menguat 1,70 persen, serta perusahaan industri ban, suku cadang otomotif, dan produk-produk industri Jerman Continental AG meningkat 1,51 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel