Saham Jerman merosot hari kedua, indeks DAX 40 terpangkas 0,68 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat (1/10), merosot untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terpangkas lagi 0,68 persen atau 104,25 poin, menjadi menetap di 15.156,44 poin.

Indeks DAX 40 melemah 0,68 persen atau 104,58 poin menjadi 15.260,69 poin pada Kamis (30/9), setelah menguat 0,77 persen atau 116,71 poin menjadi 15.365,27 poin pada Rabu (29/9), dan tergelincir 2,09 persen atau 325,32 poin menjadi 15.248,56 poin pada Selasa (28/9).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya 10 saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 30 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Perusahaan pemasok peralatan farmasi dan laboratorium internasional Sartorius membukukan kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya anjlok 6,11 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur elektronik dan teknologi Siemens yang kehilangan 2,97 persen, serta perusahaan e-commerce multinasional Zalando berkurang 2,62 persen.

Di sisi lain, grup perusahaan utilitas listrik Eropa E.ON, menguat 1,91 persen, merupakan pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan properti dan pengembang perumahan Vonovia yang meningkat 1,70 persen, serta perusahaan penyelenggara pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse Group bertambah 1,60 persen.

Pabrikan otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 279,02 juta euro (323,66 juta dolar AS).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel