Saham Jerman raih untung hari kedua, indeks DAX 40 menguat 1,16 persen

Saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (18/11/2022) meraih keuntungan untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt menguat 1,16 persen atau 165,48 poin menjadi menetap di 14.431,86 poin.

Indeks DAX 40 bangkit 0,23 persen atau 32,35 poin menjadi 14.266,38 poin pada Kamis (17/11/2022) setelah jatuh 1,00 persen atau 144,48 poin menjadi 14.234,03 poin pada Rabu (16/11/2022) dan terkerek 0,46 persen atau 65,21 poin menjadi 14.378,51 poin pada Selasa (15/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40 sebanyak 36 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara empat saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Baca juga: Saham di Jerman berbalik menguat, indeks DAX 40 bangkit 0,23 persen
Baca juga: Saham Eropa dibuka lebih tinggi terangkat ekuitas Jerman


Mercedes-Benz Group AG, perusahaan industri otomotif multinasional Jerman yang merancang, memproduksi, mendistribusikan, dan menjual berbagai macam produk mobil terangkat 3,32 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi mesin pesawat terbang serta menawarkan layanan dan dukungan mesin pesawat komersial MTU Aero Engines AG terdongkrak 3,18 persen, serta grup perawatan kesehatan global dengan produk dan layanan untuk dialisis Fresenius SE & Co KGaA meningkat 2,78 persen.

Di sisi lain, Zalando SE, perusahaan operator penjualan aksesoris fesyen untuk pria dan wanita secara daring mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 3,26 persen.

Diikuti saham perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman yang mengembangkan perangkat lunak perusahaan untuk mengelola operasi bisnis dan hubungan pelanggan SAP SE kehilangan 2,34 persen, serta perusahaan multinasional Jerman yang merancang dan memproduksi alas kaki, pakaian, aksesori atletik dan kasual Puma SE jatuh 0,39 persen.