Saham Jerman raih untung hari ke 5, indeks DAX 40 terkerek 0,15 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman kembali berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (5/11), memperpanjang keuntungan untuk hari kelima berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 0,15 persen atau 24,71 poin, menjadi menetap di 16.054,36 poin.

Indeks DAX 40 menguat 0,44 persen atau 69,67 poin menjadi 16.029,65 poin pada Kamis (4/11), setelah naik 0,03 persen atau 5,53 poin menjadi 15.959,98 poin pada Rabu (3/11) dan menguat dua hari sebelumnya masing-masing 0,94 persen dan 0,75 persen.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 20 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 20 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

MTU Aero Engines AG, perusahaan produsen mesin pesawat terbang Jerman melonjak 6,52 persen, merupakan peraih keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan industri kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus SE yang terangkat 4,61 persen, serta grup perusahaan perawatan kesehatan global dengan produk dan layanan untuk dialisis rumah sakit dan perawatan medis pasien di rumah Fresenius SE & Co KGaA bertambah 3,51 persen.

Di sisi lain, Sartorius AG, perusahaan produsen dan pemasar peralatan dan komponen elektronik presisi Jerman menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terperosok 7,76 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan industri farmasi dan bahan kimia global Merck KGaA yang merosot 6,65 persen, serta perusahaan penyedia layanan makanan daring HelloFresh kehilangan 5,21 persen.

Baca juga: Saham Jerman perpanjang reli, indeks DAX 40 menguat 0,44 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel