Saham Jerman sedikit menguat, Indeks DAX 30 terdongkrak 0,10 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Jerman naik tipis pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (2/9/2021), setelah melemah selama dua hari berturut-turut dengan acuan Indeks DAX 30 terdongkrak 0,10 persen atau 16,30 poin, menjadi menetap di posisi 15.840,59 poin.

Indeks DAX 30 tergerus 0,07 persen atau 10,80 poin menjadi 15.824,29 poin pada Rabu (1/9/2021), setelah merosot 0,33 persen atau 52,22 poin menjadi 15.835,09 poin pada Selasa (31/8/2021), dan terangkat 0,22 persen atau 35,56 poin menjadi 15.887,31 poin pada Senin (30/9/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks DAX 30, sebanyak 16 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 14 saham lainnya mengalami kerugian.

Covestro AG, perusahaan Jerman yang memproduksi berbagai bahan baku berbasis poliuretan dan polikarbonat melonjak 3,30 persen, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham Inggris perpanjang keuntungan, Indeks FTSE 100 naik 0,20 persen

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens yang menguat 1,78 persen, serta perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies bertambah 1,60 persen.

Sementara itu, perusahaan properti dan real estat Jerman Vonovia menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 1,81 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP dan perusahaan reasuransi Jerman Munich Re yang masing-masing turun 1,41 persen dan 1,23 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 157,23 juta euro (186,25 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Prancis untung lagi, Indeks CAC 40 naik 0,06 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel