Saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi jelang data inflasi AS

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, didukung aksi beli asing setelah kenaikan Indeks Dow Jones dan S&P 500 di Wall Street semalam, sementara investor menunggu data inflasi AS Agustus yang akan dirilis hari ini waktu setempat.

Indikator utama Bursa Efek Korea (KRX), Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 20,97 poin atau 0,67 persen menjadi 3.148,83 poin, memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut.

Di antara saham-saham kelas berat, raksasa chip Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing menguat 0,39 persen dan 0,94 persen, sementara perusahaan platform Naver dan Kakao masing-masing melemah 1,35 persen dan 0,40 persen.

Baca juga: Saham Korsel dibuka naik, terkerek aksi beli asing dan Wall Street

Investor asing merupakan pembeli bersih saham senilai 294,0 miliar won (251,14 juta dolar AS) di papan utama.

Sementara itu, pelaku pasar menunggu data harga-harga konsumen AS untuk gambaran umum tentang pemulihan ekonomi negara tersebut dan kemungkinan petunjuk kebijakan menjelang pertemuan Federal Reserve minggu depan.

Won berakhir pada 1.170,8 per dolar di platform penyelesaian dalam negeri, 0,44% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di 1.176,0. Di perdagangan luar negeri, won dikutip pada 1.170,3 per dolar, menguat 0,2 persen dari hari sebelumnya.

Baca juga: Nikkei sentuh tertinggi 31 tahun, terkerek lonjakan saham siklikal

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea 3-tahun yang paling likuid naik 1,8 basis poin menjadi 1,541 persen, sedangkan imbal hasil obligasi 10-tahun yang dijadikan acuan terangkat 2,7 basis poin menjadi 2,062 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel