Saham Korea Selatan turun karena aksi jual investor asing

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

Saham Korea Selatan berakhir dengan catatan suram pada Senin karena asing melepas saham lokal menyusul akhir yang bervariasi di pasar saham AS.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 4,07 poin atau 0,13 persen menjadi menetap di 3.035,46. Volume perdagangan mencapai 903 juta saham senilai 13,1 triliun won (11,6 miliar dolar AS).

KOSPI mulai 0,02 persen lebih tinggi, kemudian masuk dan keluar dari area negatif sepanjang sesi, sebelum berakhir sedikit lebih rendah.

Baca juga: Saham Korea Selatan jatuh, dipicu khawatir lonjakan yield obligasi AS

Investor luar negeri adalah penjual bersih di pasar saham lokal setelah penutupan beragam di Wall Street akhir pekan lalu.

Penurunan KOSPI terbatas karena investor ritel merupakan pembeli bersih.

Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,71 persen, tetapi Indeks Komposit Nasdaq naik 0,76 persen. S&P 500 turun 0,06 persen.

Ketidakpastian muncul atas likuiditas di pasar keuangan AS. Federal Reserve AS mengatakan pekan lalu bahwa perubahan sementara pada rasio leverage tambahan, atau SLR, untuk perusahaan induk bank akan kedaluwarsa sesuai jadwal pada 31 Maret.

Baca juga: Saham Australia ditutup untung, Indeks ASX 200 naik 0,66 persen

Bank sentral AS memberlakukan aturan itu tahun lalu untuk memberikan fleksibilitas bagi lembaga penyimpanan untuk memberikan kredit kepada rumah tangga dan bisnis sehubungan dengan pandemi COVID-19.

Saham berkapitalisasi besar berakhir beragam. Pemimpin pasar Samsung Electronics naik 0,1 persen, tetapi raksasa chip memori SK hynix tidak berubah dibandingkan sesi sebelumnya. Mesin pencari yang paling banyak digunakan Naver turun 1,4 persen, dan perusahaan kimia terkemuka LG Chem merosot 3,0 persen.

Samsung Biologics, unit farmasi dari Samsung Group, naik 1,0 persen, tetapi produsen mobil terbesar Hyundai Motor tergelincir 0,2 persen. Produsen isi ulang baterai Samsung SDI mundur 2,9 persen, tetapi raksasa biofarmasi Celltrion meningkat 0,7 persen.

Indeks KOSDAQ atas saham-saham berkapitalisasi kecil bertambah 3,27 poin, atau 0,34 persen, menjadi ditutup pada 955,38.

Mata uang lokal berakhir pada 1.128,4 won terhadap dolar AS, naik 2,2 won dari penutupan sebelumnya. Mata uang Korea Selatan terapresiasi karena meredanya kekhawatiran tentang imbal hasil obligasi pemerintah AS.