Saham Korsel berakhir lebih rendah, indeks KOSPI anjlok 1,62 persen

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Korea Selatan berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, berbalik melemah dari kenaikan dua hari berturut-turut, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) anjlok 1,62 persen atau 44,97 poin, menjadi 2.733,68 poin.

Indeks KOSPI bertambah 0,23 persen atau 6,47 poin menjadi 2.778,65 poin pada Senin (21/12/2020), setelah naik tipis 0,06 persen atau 1,75 poin menjadi 2.772,18 poin pada Jumat (18/12/2020), dan menyusut 0,05 persen atau 1,36 poin menjadi 2.770,43 poin pada Kamis (17/12/2020).

Volume perdagangan mencapai 1,25 miliar saham senilai 19,6 triliun won (17,7 miliar dolar AS), meningkat dari sehari sebelumnya 1,12 miliar saham senilai 18,7 triliun won (17 miliar dolar AS).

Sementara itu, mata uang lokal berakhir pada 1.107,4 won terhadap greenback, melemah 4,7 won dari tingkat penutupan perdagangan Senin (21/12/2020).

Baca juga: Saham Korsel lanjutkan kenaikan, indeks KOSPI bertambah 0,23 persen
Baca juga: Saham Korsel berakhir lebih tinggi, indeks KOSPI terkerek 0,06 persen
Baca juga: Saham Korsel dibuka lebih tinggi, indeks KOSPI terkerek 0,02 persen