Saham KUAS Melambung 34,36 Persen saat Pencatatan Perdana di BEI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) menguat pada perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/10/2021).

Mengutip data RTI, saham KUAS dibuka pada posisi Rp 262 per saham. Angka itu naik 67 poin atau 34,36 persen dari harga IPO sebesar Rp 195 per saham.

Hingga pukul 09.40 WIB, total frekuensi perdagangan saham KUAS tercatat 1.770 kali dengan volume perdagangan 13,74 juta. Nilai transaksi harian saham Rp 3,6 miliar.

PT Ace Oldfields Tbk, merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi peralatan dan perlengkapan untuk keperluan pengecatan dan salah satu produsen peralatan pengecatan terdepan di Indonesia.

Perusahaan resmi mencatatkan saham perdana di BEI pada Senin, 25 Oktober 2021 di harga Rp 195 per saham. Perseroan menjadi emiten ke- 39 yang mencatatkan sepanjang 2021 atau menjadi emiten ke- 751 dari total jumlah Emiten yang terdaftar.

ACE Oldfields melepas 390 juta saham ke publik dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Jumlah saham sebanyak-banyaknya 30,17 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Resmi Catatkan Saham di BEI

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Ace Oldfields Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini dengan kode KUAS.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, PT Ace Oldfields Tbk menjadi perusahaan tercatat ke 39 pada 2021, dan menjadi perusahaan tercatat ke 751 di Bursa pada saat ini.

Dalam sambutannya, Bursa harap agar perusahaan tercatat dapat tumbuh dan pada akhirnya perusahaan mampu berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Bagi entrepreneur di seluruh wilayah tanah air saya encourage untuk menjadikan perusahaannya sebagai perusahaan tercatat di Bursa sehingga dapat mengutilisasi eksistensi pasar modal Indonesia,” kata Nyoman dalam Seremoni Virtual Pencatatan Perdana Saham KUAS, Senin (25/10/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Ace Oldfields Tbk, Josef Kandiawan, dengan melantainya KUAS di Bursa, perusahaan dapat semakin memperluas jaringan penjualan dan distribusi di dalam negeri serta memperbesar pasar ekspor.

saat ini perseroan telah menjangkau wilayah Asia Pasifik, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat.

“Sejalan dengan visi dan misi perseroan, kami berkomitmen untuk bergerak ekspansif negan terus memproduksi peralatan pengecatan berkualitas tinggi, memperluas jaringan distribusi baik domestik maupun mancanegara, serta mengembangkan produk baru pendukung peralatan pengecatan yang dapat memperkuat brand image perseroan,” kata dia.

Dengan dukungan pemerintah, perseroan yakin dapat ikut berperan aktif dalam memajukan ekonomi Indonesia. Yakni dengan meningkatkan lapangan kerja menambah devisa negara serta mengurangi impor.

PT Ace Oldfields Tbk adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi peralatan dan perlengkapan untuk keperluan pengecatan yang berbasis di Jawa Barat Indonesia.

Berdiri sejak 1996, Perseroan merupakan perusahaan hasil joint-venture antara PT Ace Panbrush Industry (API), yang berdiri sejak tahun 1989, dan Oldfields International Pty Ltd of Australia, produsen perlengkapan pengecatan terbesar di Australia yang memiliki sejarah sejak tahun 1916.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel