Saham London menguat ditopang keuntungan sektor perbankan dan energi

Indeks saham unggulan Inggris di Bursa Efek London menguat pada awal perdagangan Jumat, didorong oleh keuntungan sektor perbankan dan energi, sementara pasar fokus pada pemilihan perdana menteri Inggris dan data pekerjaan AS yang akan dirilis hari ini untuk petunjuk pengetatan kebijakan moneter dari ekonomi terbesar di dunia itu.

Indeks FTSE 100 terangkat 0,3 persen pada pukul 07.08 GMT, tetapi masih di jalur untuk kinerja mingguan terburuk sejak pertengahan Juni, setelah aksi jual tajam minggu ini di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga global yang hawkish.

Sektor perbankan menguat 0,8 persen dengan HSBC memimpin lebih tinggi setelah Federal Reserve AS menghentikan perintah penegakan hukum selama satu dekade terhadap bank karena melanggar undang-undang anti pencucian uang.

Saham Shell PLC terdongkrak 0,6 persen setelah perusahaan minyak utama itu dan Exxon Mobil Corp mengkonfirmasi penjualan perusahaan patungan minyak California, Aera Energy, kepada manajer aset Jerman IKAV senilai 4 miliar dolar AS.

Rekannya, BP meningkat 0,9 persen mengikuti penguatan harga minyak mentah di tengah taruhan bahwa OPEC+ akan membahas pengurangan produksi di pertemuan pada 5 September.

Indeks mid cap atau saham berkapitalisasi menengah naik 0,5 persen tetapi masih menuju penurunan minggu ketiga berturut-turut.

Investor fokus pada data penggajian non-pertanian (nonfarm payroll/NFP) AS Agustus di tengah kekhawatiran data yang kuat dapat memacu lebih banyak pengetatan Fed.

Partai Tory atau Partai Konservatif Inggris diperkirakan akan mengumumkan Perdana Menteri barunya pada Senin (5/9/2022), yang harus menghadapi kenaikan harga-harga makanan dan energi, kerusuhan di antara para pekerja dan resesi yang membayangi.

Baca juga: Saham Inggris rugi hari ke-4, indeks FTSE 100 terpangkas 1,86 persen
Baca juga: Saham Inggris kembali melemah, indeks FTSE 100 tergerus 0,88 persen
Baca juga: Saham Inggris berakhir di zona merah, indeks FTSE 100 turun