Saham MBSS Merosot 1,35 Persen Usai Pengurus Perseroan Mengundurkan Diri

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) ditutup melemah 15 poin atau 1,35 persen ke level Rp 1.095 pr saham pada perdagangan Selasa, (12/10/2021).

Hal itu menyusul pengunduran diri seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Perseroan. Dalam keterbukaan informasi Bursa, Sekretaris Perusahaan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk, Ratih Safitri mengungkapkan ada delapan orang yang mengundurkan diri dari perusahaan.

Tiga di antaranya menjabat sebagai direksi. Yakni Susana Germino selaku direktur utama, Burhan Sutanto dan Adhitya Nugroho sebelumnya menjabat direktur di perusahaan.

Kemudian lima orang lainnya berasal dari jajaran komisaris perseroan. Yakni, Nurcahya Basuki Utama sebagai komisaris utama, Kamen K. Palatov dan Andrew Clarke sebelumnya menjabat komisaris.

Sedangkan, Harry Wiguna dan Agoes R. Silaban juga mundur dari jabatan komisaris independen. Sebelumnya, PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya PT Indika Energy Infrastructure (IEI) telah merampungkan penjualan saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) pada Jumat, 8 Oktober 2021.

PT Indika Energy Tbk melalui IEI menjual 892.513.586 saham IEI di MBSS. Jumlah itu mewakili 51 persen dari modal disetor MBSS kepada PT Galley Adhika Arnawarna.

Selain INDY, investor kondang tanah air, Lo Kheng Hong lebih dulu melepas kepemilikannya di MBSS. Lo Kheng Hong melepas 101.811.800 atau sebesar 5,82 persen saham MBSS kepada PT Galley Adhika Arnwarna.

Harga penjualan saham Rp 660 per saham sehingga total nilai penjualan Rp 67,19 miliar. Penjualan saham itu dilakukan pada 24 Agustus 2021 dengan status kepemilikan langsung.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Indika Energy Selesaikan Penjualan 51 Persen Saham MBSS

Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen.   (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya PT Indika Energy Infrastructure (IEI) telah merampungkan penjualan saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 8 Oktober 2021, PT Indika Energy Tbk melalui IEI menjual 892.513.586 saham IEI di MBSS. Jumlah itu mewakili 51 persen dari modal disetor MBSS kepada PT Galley Adhika Arnawarna.

Harga penjualan saham Rp 660 per saham. Total penjualan saham MBSS itu USD 41,31 juta untuk 51 persen modal disetor dari MBSS. Jumlah itu sekitar Rp 587,23 miliar (asumsi kurs Rp 14.215 per dolar AS).

Sekretaris Perusahaan PT Indika Energy Tbk Adi Pramono menuturkan, setelah penyelesaian atas transaksi, MBSS tidak lagi menjadi anak perusahaan perseroan dan tidak dikonsolidasi dalam laporan keuangan perseroan.

"Pelaksanaan transaksi tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha perseroan. Perseroan yakin transaksi dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi perseroan," tulis dia.

Selain itu, untuk memastikan agar perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Sebelumnya mengutip data RTI, pada perdagangan Kamis, 7 Oktober 2021, transaksi saham MBSS mencapai Rp 885,7 miliar di pasar negosiasi. Total frekuensi perdagangan dua kali dengan volume perdagangan 13.419.549.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel