Saham MCOL Menguat 10,21 Persen pada Perdagangan Perdana di BEI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham pendatang baru PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) bergerak di zona hijau pada perdagangan Selasa (7/9/2021).

Mengutip data RTI, saham MCOL ditutup menguat 10,21 persen ke posisi Rp 1.565 per saham. Saham MCOL dibuka naik Rp 80 ke posisi Rp 1.500 per saham dari harga perdana Rp 1.420 per saham. Pada perdagangan perdana, saham MCOL berada di level tertinggi Rp 1.690 dan terendah Rp 1.325 per saham.

Total frekuensi perdagangan 18.281 kali dengan volume perdagangan 2.942.527 saham dengan nilai transaksi Rp 423 miliar.

Penguatan saham MCOL terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah terbatas pada perdagangan Selasa pekan ini. IHSG turun 0,24 persen ke posisi 6.112. Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.145 dan terendah 6.100.

Total frekuensi perdagangan 1.391.486. Total volume perdagangan 22,1 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 9,7 triliun. Investor asing beli saham Rp 262,78 miliar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Prima Andalan Mandiri Catatkan Saham Perdana di BEI

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Prima Andalan Mandiri Tbk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 7 September 2021. Perseroan mencatatkan saham perdana dengan kode MCOL di papan utama.

Perseroan menerbitkan 355.560.000 saham baru dengan harga Rp 1.420 per saham. Dari hasil penawaran saham perdana sebesar 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh itu, perseroan mendapatkan dana segar Rp 504,89 miliar. Perseroan telah menunjuk PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan sebagai setoran modal ke PT Mandaka Karya Prima. Dana itu untuk untuk pembelian peralatan berat sebagai pendukung produksi kemudian sisanya akan digunakan untuk modal kerja dalam untuk pembayaran hutang dan biaya operasional

President Director PT Prima Andalan Mandiri Tbk, Handy Glivirgo menuturkan, pilar pendukung bisnis perseroan berada pada sinergi antara ketiga entitas anak yang saling melengkapi rantai pasokan batubara dari hulu hingga hilir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel