Saham MPPA Merosot Tujuh Hari Berturut-turut, Ada Apa?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) kembali melanjutkan koreksi pada perdagangan Senin (11/10/2021). Pelemahan saham MPPA itu terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah tipis.

Pada penutupan perdagangan Senin, 11 Oktober 2021, IHSG turun 0,34 persen ke posisi 6.459.

Mengutip data RTI, saham MPPA turun 6,67 persen ke posisi Rp 700 per saham. Saham MPPA dibuka tergelincir 50 poin ke posisi Rp 700 per saham. Saham MPPA berada di level tertinggi Rp 715 dan terendah Rp700 per saham.

Total frekuensi perdagangan 5.604 kali dengan volume perdagangan 1.478.286. Nilai transaksi Rp 103,5 miliar.

Saham MPPA alami koreksi sejak 1 Oktober 2021. Saham MPPA turun tujuh kali berturut-turut. Pada 1 Oktober 2021, saham MPPA susut 1,49 persen ke posisi Rp 995 per saham.

Pada 4-8 Oktober 2021, saham MPPA masuk jajaran top losers. Saham MPPA turun 24,62 persen selama sepekan.Berikut rinciannya, pada 4 Oktober 2021, saham MPPA melemah tipis 0,50 persen ke posisi Rp 990 per saham.

Pelemahan itu berlanjut pada 5 Oktober 2021 dengan turun 6,57 persen ke posisi Rp 925 per saham. Pada 6 Oktober 2021, saham MPPA melemah 6,49 persen ke posisi Rp 865 per saham.

Selanjutnya pada 7 Oktober 2021, saham MPPA turun 6,94 persen ke posisi Rp 805 per saham, dan saham MPPA melemah 6,83 persen ke posisi Rp 750 per saham. Pada 11 Oktober 2021, saham MPPA turun 6,67 persen ke posisi Rp 700 per saham.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gojek Beli Saham MPPA Rp 355 Miliar

Karyawan mengambil gambar layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 111 saham menguat, 372 tertekan, dan 124 lainnya flat. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan mengambil gambar layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 111 saham menguat, 372 tertekan, dan 124 lainnya flat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) atau Gojek membeli saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebesar 507.142.900 atau 507,14 juta saham MPPA.

Pembelian saham MPPA itu dari PT Multipolar Tbk (MLPL). Sebelumnya PT Multipolar Tbk telah menjual saham MPPA sebesar 507,14 juta saham pada 4 Oktober 2021. Jumlah itu mewakili 6,74 persen kepemilikan saham atas MPPA. Harga pembelian saham Rp 700 per saham dengan demikian nilai pembelian saham Rp 355 miliar.

"Pada 4 Oktober 2021, MLPL telah melakukan transaksi penjualan saham perseroan yang dimiliki kepada AKAB sejumlah 507.142.900 pada harga Rp 700 per saham,” tulis manajemen MPPA dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis, 7 Oktober 2021.

Dengan demikian, setelah transaksi tersebut, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa memiliki 6,74 persen atau 507,14 juta saham MPPA. Sedangkan Multipolar memiliki 31,59 persen atau 2,37 miliar saham MPPA dari sebelumnya 38,33 persen, demikian berdasarkan laporan perubahan kepemilikan efek yang mencapai lima persen yang disampaikan PT Sharestar Indonesia per 6 Oktober 2021.

Manajemen Matahari Putra Prima menyampaikan tidak ada dampak kejadian, informasi dan fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha emiten atau perusahana publik dengan ada transaksi tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel