Saham Prancis berbalik menguat, indeks CAC 40 melonjak 2,52 persen

Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (13/5), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris melonjak 2,52 persen atau 156,42 poin, menjadi menetap di 6.362,68 poin.

Indeks CAC 40 jatuh 1,01 persen atau 63,47 poin menjadi 6.206,26 poin pada hari Kamis (12/5) setelah terangkat 2,50 persen atau 152,82 poin menjadi 6.269,73 poin pada hari Rabu (11/5), dan meningkat 0,51 persen atau 30,89 poin menjadi 6.116,91 poin pada hari Selasa (10/5).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 37 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara tiga saham lainnya mengalami kerugian.

STMicroelectronics, perusahaan produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, melambung 5,99 persen menjadi peraih keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Renault, perusahaan otomotif yang merancang, memproduksi, memasarkan, dan memperbaiki mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan, melonjak 5,24 persen, serta perusahaan pengelola air, limbah dan layanan energi transnasional Prancis Veolia Environnement bertambah 3,75 persen.

Sementara itu, Euroapi, perusahaan industri farmasi multinasional Prancis, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 2,35 persen.

Disusul oleh saham perusahaan yang mendesain dan membangun sistem kelistrikan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis Thales tergelincir 0,26 persen, serta perusahaan telekomunikasi multinasional Prancis Orange melemah 0,12 persen.

Baca juga: Saham Prancis hentikan reli dua hari, indeks CAC 40 jatuh 1,01 persen

Baca juga: Saham Prancis finis di zona hijau, indeks CAC 40 melonjak 152,82 poin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel