Saham Prancis berbalik menguat, indeks CAC 40 bangkit 0,51 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Prancis ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (21/6/2021), berbalik menguat dari penurunan akhir pekan lalu saat terpukul aksi ambil untung, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bangkit 0,51 persen atau 33,38 poin, menjadi menetap di 6.602,54 poin.

Indeks CAC 40 merosot 1,46 persen atau 97,10 poin menjadi 6.569,16 poin pada Jumat (18/6/2021), setelah menguat 0,20 persen atau 13,61 poin menjadi 6.666,26 poin pada Kamis (17/6/2021), dan bertambah 0,20 persen atau 13,13 poin menjadi 6.652,65 poin pada Rabu (16/6/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 26 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 14 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan produsen ban Prancis Michelin melonjak 4,76 persen, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur otomotif hasil penggabungan PSA Peugeot dan Fiat Chrysler, Stellantis N.V., yang terangkat 3,25 persen, serta .perusahaan pemasok gas dan jasa industri multinasional Air Liquide bertambah 2,49 persen.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, perusahaan jasa teknologi informasi multinasional Prancis Atos mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya kehilangan 2,39 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen makanan internasional Danone yang merosot 2,22 persen, serta kelompok peruasahaan auransi dan jasa keuangan multinasional Prancis AXA melemah 1,02 persen.

Baca juga: IHSG awal pekan ditutup merosot, pasar khawatir dampak kebijakan Fed
Baca juga: Saham Hong Kong berakhir jatuh, setelah kebijakan mengejutkan The Fed
Baca juga: Saham China berakhir turun setelah kebijakan "hawkish" The Fed

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel