Saham Prancis ditutup datar, indeks CAC 40 turun tipis 0,07 persen

Budhi Santoso
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Prancis ditutup cenderung datar pada perdagangan Senin (23/11/2020), setelah mencatat kenaikan akhir pekan lalu, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris turun tipis 0,07 persen atau 3,74 poin, menjadi menetap di 5.492,15 poin.

Indeks CAC 40 menguat 0,39 persen atau 21,23 poin menjadi 5.495,89 poin pada Jumat (20/11/2020), setelah jatuh 0,67 persen atau 36,79 poin menjadi 5.474,66 poin pada Kamis (19/11/2020), dan naik empat hari beruntun sebelumnya masing-masing 0,52 persen, 0,21 persen, 1,70 persen dan 0,33 persen.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40, tercatat 18 saham berhasil meraih keuntungan dan 22 saham lainnya mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Malaysia ditutup lebih tinggi, indeks KLCI terangkat 0,23 persen

Perusahaan produk makanan multinasional Eropa Danone menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,16 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur perkeretaapian multinasional Prancis Alstom SA yang kehilangan 3,07 persen, serta perusahaan desain produk 3D berbasis di Prancis Dassault Systemes merosot 3,00 persen.

Sementara itu, perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE berhasil membukukan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya melambung 5,18 persen.

Disusul oleh saham perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis Total SE yang bertambah 4,70 persen, serta perusahaan produsen mobil multinasional Prancis Renault melonjak 4,28 persen.

Baca juga: Saham Singapura melambung, Indeks Straits Times melonjak 1,27 persen
Baca juga: Saham Hong Kong ditutup naik dengan indeks HSI bertambah 0,13 persen