Saham Prancis ditutup di zona merah, indeks CAC 40 jatuh 0,31 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Prancis ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat waktu setempat (10/9/2021), menghapus kenaikan sehari sebelumnya dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris jatuh 0,31 persen atau 20,95 poin, menjadi menetap di 6.663,77 poin.

Indeks CAC 40 menguat 0,24 persen atau 15,83 poin menjadi 6.684,72 poin pada Kamis (9/9/2021), setelah jatuh 0,85 persen atau 57,18 poin menjadi 6.668,89 poin pada Rabu (8/9/2021), dan melemah 0,26 persen atau 17,43 poin menjadi 6.726,07 poin pada Selasa (7/9/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya 14 saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 26 saham lainnya mengalami kerugian.

Saham perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya anjlok 3,80 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen sarana perkeretaapian dan sistem transportasi multinasional Alstom SA yang kehilangan 2,70 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci berkurang 2,30 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan jasa teknologi informasi multinasional Atos melonjak 5,83 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang terdongkrak 1,66 persen, serta perusahaan produsen barang-barang fesyen mewah Hermes Intl menguat 0,97 persen.

Baca juga: Saham Prancis berbalik menguat, indeks CAC 40 bangkit 0,24 persen
Baca juga: Saham Prancis kembali jatuh, indeks CAC 40 terpangkas 0,85 persen
Baca juga: Saham Prancis berakhir negatif, indeks CAC 40 tergelincir 0,26 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel