Saham Prancis kembali menguat, indeks CAC 40 terkerek 0,75 persen

Saham-saham Prancis kembali berakhir menguat pada perdagangan Selasa (21/6/2022), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terkerek 0,75 persen atau 44,57 poin, menjadi menetap di 5.964,66 poin.

Indeks CAC 40 bangkit 0,64 persen atau 37,44 poin menjadi 5.920,09 poin pada Senin (20/6/2022), setelah terkikis 0,06 persen atau 3,59 poin menjadi 5.882,65 poin pada Jumat (17/6/2022), dan anjlok 2,39 persen atau 143,89 poin menjadi 5.886.24 poin pada Kamis (16/6/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 24 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 16 saham lainnya mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Prancis berbalik menguat, indeks CAC 40 bangkit 0,64 persen

Worldline SA, sebuah perusahaan jasa transaksi dan pembayaran multinasional Prancis terangkat 3,58 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan pemasok gas dan layanan industri ke berbagai industri termasuk produsen medis, kimia, dan elektronik multinasional Prancis Air Liquide SA yang bertambah 3,05 persen, serta produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics terdongkrak 2,59 persen.

Sementara itu, Carrefour SA, peusahaan yang mengoperasikan supermarket, hypermarket, cash and carry store, dan situs web e-commerce menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,80 persen.

Disusul oleh saham perusahaan industri farmasi obat-obatan, obat generik, suplemen makanan, kosmetik, dan alat kesehatan Sanofi SA yang tergelincir 1,23 persen, serta perusahaan pemasok sistem dan peralatan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis Safran SA menyusut 1,07 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel