Saham Prancis lanjutkan reli, indeks CAC 40 bertambah 0,92 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Prancis kembali berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (1/11), melanjutkan reli untuk hari ketiga berturut-turut dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 0,92 persen atau 62,95 poin, menjadi menetap di 6.893,29 poin.

Indeks CAC 40 terangkat 0,38 persen atau 26,12 poin menjadi 6.830,34 poin pada hari Jumat (29/10), setelah menguat 0,75 persen atau 50,70 poin menjadi 6.804,22 poin pada hari Kamis (28/10), dan melemah 0,19 persen atau 12,99 poin menjadi 6.753,52 poin pada hari Rabu (27/10).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 35 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara lima saham lainnya mengalami kerugian.

BNP Paribas SA, kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan internasional Prancis melonjak 3,06 persen menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur kaca mata dan produk kesehatan mata multinasional Prancis-Italia EssilorLuxottica SA yang terangkat 2,73 persen, serta perusahaan manufaktur produk kaca, material berkinerja tinggi, dan material konstruksi Compagnie de Saint-Gobain SA naik 2,35 persen.

Sementara itu, perusahaan jasa pembayaran dan transaksional Prancis Worldline mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya anjlok 3,54 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pemasok sistem dan peralatan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis Safran SA yang merosot 0,88 persen, serta perusahaan industri kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus SE melemah 0,85 persen.

Baca juga: Saham Prancis lanjutkan kenaikan, indeks CAC 40 terangkat 0,38 persen

Baca juga: Saham Prancis berbalik menguat, indeks CAC 40 bangkit 0,75 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel