Saham Prancis perpanjang kenaikan, indeks CAC 40 melonjak 1,35 persen

·Bacaan 1 menit

Bursa saham Prancis kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (23/7/2021), memperpanjang kenaikan untuk hari keempat berturut-turut dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris melonjak 1,35 persen atau 87,23 poin menjadi 6.568,82 poin.

Indeks CAC 40 bertambah 0,26 persen atau 17,11 poin menjadi 6.481,59 poin pada Kamis (22/7/2021), setelah terangkat 1,85 persen atau 117,63 poin menjadi 6.464,48 poin pada Rabu (21/7/2021), dan menguat 0,81 persen atau 50,88 poin menjadi 6.346,85 poin pada Selasa (20/7/2021).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 35 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara empat saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Saham STMicroelectronics, perusahaan manufaktur semikonduktor multinasional Prancis terangkat 2,91 persen, menjadi peraih keuntungan paling banyak (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham salah satu perusahaam produsen baja terbesar di dunia ArcelorMittal SA yang terdongkrak 2,78 persen, serta grup perusahaan produsen barang-barang fesyen mewah internasional Prancis Kering meningkat 2,72 persen.

Sementara itu, saham perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 0,19 persen.

Disusul oleh saham perusahaan konglomerat media Prancis Vivendi SA yang melemah 0,14 persen, serta perusahaan layanan pembayaran dan transaksional Prancis Worldline menyusut 0,09 persen.

Baca juga: Saham Prancis untung lagi, Indeks CAC 40 naik 0,26 persen
Baca juga: Saham Prancis menguat lagi, Indeks CAC 40 melonjak 1,85 persen
Baca juga: Saham Prancis hentikan kerugian, indeks CAC 40 bangkit 0,81 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel