Saham Shanghai melemah terseret pertahanan setelah pertemuan Biden-Xi

·Bacaan 1 menit

Saham-saham di bursa utama China, Shanghai, ditutup lebih rendah pada Selasa, dengan saham pertahanan memimpin kerugian, karena pasar membalikkan kenaikan sesi pagi dari tanda-tanda optimistis dalam pembicaraan antara Presiden AS Biden dan pemimpin China Xi Jinping.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, melemah 0,33 persen atau 11,52 poin menjadi 3.521,79 poin, sedangkan indeks saham-saham unggulan CSI300 naik tipis 0,019 persen atau 0,94 poin menjadi 4.883,32 poin.

Presiden AS Joe Biden dan pemimpin China Xi Jinping menekankan tanggung jawab mereka kepada dunia untuk menghindari konflik ketika kepala dua ekonomi global teratas itu mengadakan pembicaraan virtual tiga jam, sementara kantor berita resmi Xinhua menggambarkan pertemuan itu sebagai “terus terang, konstruktif, substantif dan berbuah”.

Investor mengharapkan KTT akan membantu menstabilkan hubungan China-AS dengan membuka negosiasi atas wilayah-wilayah yang berkonflik.

Sub-indeks pertahanan anjlok 3,9 persen di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China dalam pertemuan tersebut.

Bahan pokok konsumen terangkat 1,6 persen, dengan pembuat minuman keras melonjak hampir 4,0 persen. Saham layanan kesehatan juga terangkat 2,7 persen.

Beberapa perusahaan makanan China telah menaikkan harga produk mereka sejak bulan lalu karena kenaikan bahan baku dan biaya transportasi.

Haitong Securities mengatakan PPI (indeks harga produsen) mungkin telah mencapai puncaknya dan bisa turun pada kuartal keempat, yang akan mengurangi tekanan biaya bagi perusahaan-perusahaan dan membawa lebih banyak peluang di sektor konsumen.

Pada hari perdagangan kedua Bursa Efek Beijing yang baru, hanya 7 saham gelombang pertama dari 81 perusahaan yang naik.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel