Saham Spanyol berakhir negatif, indeks IBEX 35 tergerus 0,41 persen

Kelik Dewanto
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Kamis (25/3/2021), menghentikan keuntungan dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid tergerus 0,41 persen atau 34,20 poin, menjadi menetap di 8.409,50 poin.

Indeks IBEX 35 bertambah 0,64 persen atau 53,40 poin menjadi 8.443,70 poin pada Rabu (24/3/2021), setelah menguat 0,56 persen atau 46,80 poin menjadi 8.390,30 poin pada Selasa (23/3/2021), dan anjlok 1,76 persen atau 149,50 poin menjadi 8.343,50 poin pada Senin (22/3/2021).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, tercatat hanya sembilan saham yang berhasil meraih keuntungan, sementara 24 saham lainnya mengalami kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.

Baca juga: Saham Inggris balik melemah, indeks FTSE 100 terpangkas 0,57 persen

Dikutip dari Xinhua, Solaria Energia y Medio Ambiente SA, perusahaan penyedia solusi pembangkit listrik tenaga surya, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 7,00 persen.

Disusul oleh saham perusahaan minyak, gas, dan petrokimia Spanyol Repsol SA yang merosot 3,37 persen, serta perusahaan real estat dan investasi Merlin Properties Socimi SA berkurang 3,02 persen.

Di sisi lain, CIE Automotive SA, grup perusahaan industri yang mengkhususkan diri dalam penyediaan komponen dan subassemblies untuk pasar otomotif, meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terangkat 1,08 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen peralatan dan bahan medis Grifols SA​ yang menguat 1,57 persen, serta​​​​​​ perusahaan jaringan transmisi listrik Spanyol Red Electrica Corporacion SA naik 1,10 persen​​​​​​.

Baca juga: Saham Prancis kembali menguat, indeks CAC 40 bertambah 0,09 persen
Baca juga: Saham Jerman "rebound", indeks DAX 30 terdongkrak 0,08 persen