Saham Spanyol finis di zona hijau, indeks IBEX 35 terkerek 0,45 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol berakhir di zona hijau pada perdagangan Selasa (1/6), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terkerek 0,45 persen atau 40,80 poin menjadi menetap di 9.189,70 poin.

Indeks IBEX 35 merosot 0,82 persen atau 75,70 poin menjadi 9.148,90 poin pada hari Senin (31/5), setelah menguat 0,42 persen atau 38,50 poin menjadi 9.224,60 poin pada hari Jumat (28/5), dan menyusut 0,12 persen atau 10,80 poin menjadi 9.186,10 poin pada hari Kamis (27/5/2021).

Dari 35 saham perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 26 saham berhasil meraih keuntungan, sementara sembilan saham lainnya mengalami kerugian.

CIE Automotive SA, grup perusahaan industri internasional yang merancang dan memproduksi komponen dan subrakitan otomotif, melonjak 3,30 persen menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan minyak, gas, dan petrokimia terpadu mutinasional Spanyol Repsol SA yang terangkat 2,89 persen, serta perusahaan produsen dan layanan teknologi informasi Indra Sistemas SA menguat 2,85 persen.

Di sisi lain, Pharma Mar SA, perusahaan farmasi terkemuka Spanyol, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya anjlok 3,10 persen.

Diikuti oleh saham ​​​​​​​perusahaan pembangkit, transmisi, distribusi, dan komersialisasi listrik di Spanyol, Portugal, dan Afrika Utara​​​​​​​ Endesa SA yang melemah 1,17 persen, serta perusahaan produsen farmasi dan kimia multinasional Spanyol Grifols SA kehilangan 0,74 persen.

Baca juga: Saham di Spanyol berakhir negatif, indeks IBEX 35 merosot 0,82 persen

Baca juga: Saham Spanyol "rebound", indeks IBEX 35 terdongkrak 0,42 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel