Saham Spanyol finis di zona hijau, indeks IBEX 35 terkerek 1,21 persen

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol berakhir di zona hijau pada perdagangan Selasa (30/3/2021), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terkerek 1,21 persen atau 103,10 poin menjadi menetap di 8.595,20 poin.

Indeks IBEX 35 terkikis 0,07 persen atau 6,10 poin menjadi 8.492,10 poin pada Senin (29/3/2021), setelah terdongkrak 1,05 persen atau 88,70 poin menjadi 8.498,20 poin pada Jumat (26/3/2021), dan merosot 0,41 persen atau 34,20 poin menjadi 8.409,50 poin pada Kamis (25/3/2021).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 25 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 10 saham lainnya mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Spanyol berakhir negatif, indeks IBEX 35 terkikis 0,07 persen

Siemens Gamesa Renewable Energy SA, perusahaan yang merancang dan memproduksi peralatan energi terbarukan, meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melambung 5,78 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol Banco de Sabadell SA yang melonjak 5,45 persen, serta perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group SA terangkat 4,61 persen.

Baca juga: Saham Inggris "rebound", indeks FTSE 100 ditutup bangkit 0,53 persen

Di sisi lain, Almirall SA, perusahaan farmasi Spanyol, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 2,54 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang dan produsen peralatan dan bahan medis Grifols SA yang kehilangan 1,75 persen, serta perusahaan pembangkit listrik, operator telepon, internet dan pemasok gas alam Iberdrola SA merosot 1,27 persen.