Saham Spanyol finis di zona hijau, indeks IBEX 35 melonjak 1,37 persen

Kelik Dewanto
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol berakhir di zona hijau pada akhir perdagangan Kamis (4/2/2021), membukukan keuntungan untuk hari keempat berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid melonjak 1,37 persen atau 109,80 poin, menjadi menetap di 8.122,60 poin.

Indeks IBEX 35 terangkat 0,78 persen atau 61,90 poin menjadi 8.012,80 poin pada Rabu (3/2/2021), setelah melesat 1,96 persen atau 152,70 poin menjadi 7.950,90 poin pada Selasa (2/2/2021), dan terdongkrak 0,52 persen atau 40,70 poin menjadi 7.798,20 poin pada Senin (1/2/2021).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 22 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 12 saham mengalami kerugian dan satu saham ditutup tidak berubah.

Banco Bilbao Vizcaya Argentaria atau BBVA, perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol berhasil mengantongi keuntungan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melambung 7,50 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol lainnya, Banco Santander SA yang melonjak 5,32 persen, serta perusahaan jaringan perhotelan multinasional Spanyol Melia Hotels International SA terangkat 4,95 persen.

Di sisi lain, dikutip dari Xinhua, Cellnex Telecom SA,h perusahaan infrastruktur dan jasa telekomunikasi nirkabel Spanyol​​​​​​​, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya merosot 2,69 persen.​​​​​​​

Diikuti oleh saham perusahaan pemelihara dan pengoperasi jaringan transmisi listrik Spanyol Red Electrica Corporacion SA yang terpangkas 2,55 persen, serta perusahaan farmasi Spanyol ​​​​​​​Almirall SA kehilangan 1,87 persen.

Baca juga: Saham Inggris melemah lagi, indeks FTSE 100 terkikis 0,06 persen
Baca juga: Saham Jerman untung hari keempat, indeks DAX 30 bertambah 0,91 persen
Baca juga: Saham Prancis "rebound", indeks CAC 40 ditutup terangkat 0,82 persen