Saham Spanyol finis di zona merah, indeks IBEX 35 susut 0,12 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol kembali berakhir di zona merah pada perdagangan Kamis (27/5/2021), mencatat kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid menyusut lagi 0,12 persen atau 10,80 poin menjadi menetap di 9.186,10 poin.

Indeks IBEX 35 melemah 0,13 persen atau 11,80 poin menjadi 9.196,90 poin pada Rabu (26/5/2021), setelah menguat 0,03 persen atau 3,20 poin menjadi 9.208,70 poin pada Selasa (25/5/2021), dan naik tipis 0,02 persen atau 1,50 poin menjadi 9.205,50 poin pada Senin (24/5/2021).

Baca juga: Saham Spanyol dilanda ambil untung, indeks IBEX 35 jatuh 0,13 persen

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 19 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 16 saham lainnya mengalami kerugian.

Solaria Energia y Medio Ambiente SA, perusahaan penyedia solusi pembangkit listrik tenaga surya multinasional Spanyol mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 4,62 persen.

Baca juga: Saham di Spanyol untung hari keempat, indeks IBEX 35 naik 0,03 persen

Disusul oleh saham perusahaan farmasi Spanyol Pharma Mar SA yang kehilangan 3,38 persen, serta perusahaan perancang, produsen dan distributor pakaian jadi multinasioanal Industria de Diseno Textil SA merosot 2,60 persen.

Di sisi lain, ArcelorMittal SA, perusahaan baja multinasional terbesar di dunia melambung 4,35 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Baca juga: Saham Spanyol menguat 3 hari beruntun, Indeks IBEX 35 naik 0,02 persen

Diikuti oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol Banco de Sabadell SA yang terdongkrak 3,37 persen, serta perusahaan real estat dan investasi Spanyol Merlin Properties Socimi SA menguat 3,34 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel