Saham Spanyol setop rugi 4 hari, indeks IBEX 35 terangkat 0,23 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (21/6/2021), menghentikan kerugian selama empat hari keempat beruntun, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terangkat 0,23 persen atau 21,10 poin, menjadi menetap di 9.051,70 poin.

Indeks IBEX 35 terjungkal 1,80 persen atau 165,30 poin menjadi 9.030,60 poin pada Jumat (18/6/2021), setelah terkikis 0,07 persen atau 6,30 poin menjadi 9.195,90 poin pada Kamis (17/6/2021), dan jatuh dua hari sebelumnya masing-masing 0,31 persen dan 0,54 persen.

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, sebanyak 22 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 13 saham lainnya mengalami kerugian.

Baca juga: Saham di Spanyol terus merugi, indeks IBEX 35 terjungkal 1,80 persen

CIE Automotive SA, sebuah grup perusahaan industri internasional yang mendesain dan memproduksi komponen dan sub-rakitan otomotif menguat 1,46 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham salah satu perusahaan baja terbesar di dunia ArcelorMittal SA yang terkerek 1,36 persen, serta Iberdrola SA, perusahaan pembangkit dan distribusi listrik di Inggris, Amerika Serikat, Spanyol, Portugal, dan Amerika Latin bertambah 1,07 persen.

Baca juga: Saham Inggris hentikan kerugian, indeks FTSE 100 terkerek 0,64 persen

Di sisi lain, Pharma Mar SA, perusahaan industri farmasi multinasional Spanyol menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 5,46 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen farmasi dan kimia multinasional Spanyol Grifols SA yang terpangkas 3,06 persen, serta perusahaan teknologi informasi dan sistem pertahanan Spanyol Indra Sistemas SA merosot 1,31 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel