Saham Tokyo ditutup lebih rendah tertekan kenaikan yen

Budi Suyanto

Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, karena saham-saham terkait ekspor membebani pasar menyusul penguatan yen terhadap dolar AS, serta meningkatnya kekhawatiran investor atas kemajuan pembicaraan perdagangan AS-China.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 124,11 poin atau 0,53 persen, dari tingkat penutupan Senin (18/11/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.292,65 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 3,99 poin atau 0,23 persen, menjadi berakhir pada 1.696,73 poin.

Saham-saham yang terkait dengan logam non besi, permesinan, dan produk karet paling banyak mencatat penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo jatuh, tertekan kenaikan yen terhadap dolar AS

Baca juga: Saham Tokyo ditutup naik setelah saham AS dan Hong Kong menguat