Saham Tokyo ditutup melemah karena aksi ambil untung

Faisal Yunianto

Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, menghentikan kenaikan empat hari berturut-turut karena investor memilih mengamankan kenaikan baru-baru ini daripada mengejar pasar lebih tinggi.

Para investor melakukan aksi ambil untung menjelang data ekonomi utama yang keluar dari Amerika Serikat dan Eropa pada Kamis waktu setempat, yang diperkirakan memberikan sentimen negatif bagi pasar Jepang.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 42,84 poin atau 0,21 persen, dari tingkat penutupan Rabu (20/5/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.552,31 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 3,48 poin atau 0,23 persen, menjadi menetap pada 1.491,21 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi darat, produk karet, serta pertanian dan perikanan paling banyak mengalami kerugian pada saat penutupan.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo menguat, dipicu harapan pembukaan kembali ekonomi
Baca juga: Saham Tokyo berakhir menguat ditopang harapan atas langkah BOJ
Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih tinggi, pelemahan yen angkat eksportir