Saham Tokyo ditutup turun karena aksi ambil untung

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

Saham Tokyo ditutup melemah pada Selasa karena investor melakukan aksi ambil untung guna mengamankan keuntungan pada hari sebelumnya.

Indeks saham Nikkei, Senin kemarin, ditutup pada tingkat tertinggi dalam 30 tahun, dengan kekhawatiran penundaan pemberlakuan rencana stimulus besar-besaran AS dan vaksinasi COVID-19 menambah beban risiko.

Indeks Nikkei 225 turun 276,11 poin, atau 0,96 persen, menjadi 28.546,18.

Indeks Topix yang lebih luas atas semua saham di papan utama di Bursa Efek Tokyo, turun 14,00 poin, atau 0,75 persen, menjadi berakhir pada 1.848,00.

Saham transportasi laut, produk karet, dan usaha yang terkait logam nonferrous termasuk yang paling menurun nilainya pada akhir perdagangan.

Baca juga: Indeks Nikkei ditutup pada level tertinggi 30 tahun
Baca juga: Saham Tokyo dibuka beragam, di tengah penurunan saham AS, harapan laba
Baca juga: Saham Tokyo ditutup melemah, Indeks Nikkei turun 125,41 poin