Saham Tokyo turun tertekan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS

Kelik Dewanto
·Bacaan 1 menit

Saham Tokyo ditutup melemah pada Rabu karena sentimen investor tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang yang mengirim saham AS lebih rendah semalam.

Indeks Nikkei 225 turun 253,90 poin, atau 0,86 persen, dari Selasa menjadi ditutup pada 29.178,80 pada hari perdagangan terakhir tahun fiskal 2020.

Indeks Topix yang lebih luas atas semua saham di papan utama Bursa Efek Tokyo, sementara itu, kehilangan 23,86 poin, atau 1,21 persen, menjadi berakhir pada 1.954.00.

Saham-saham perbankan, produk karet, dan kredit konsumen termasuk yang paling menurun pada akhir perdagangan, dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah setelah menguat tiga hari beruntun
Baca juga: Saham Hong Kong lanjutkan reli, indeks HSI dibuka menguat 0,79 persen
Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih rendah menyusul dukungan suram Wall Street