Saham unggulan China naik didorong perusahaan perawatan kesehatan

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 1 menit

Indeks saham unggulan China membalik kerugian pada awal perdagangan menjadi berakhir lebih tinggi pada Selasa, didorong oleh saham-saham perusahaan perawatan kesehatan dan kebutuhan pokok konsumen, meskipun kinerja industri yang lemah membebani pasar setelah data menunjukkan laju pertumbuhan laba sektor industri melambat.

Pada penutupan perdagangan, indeks saham unggulan CSI300 naik 0,26 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite berakhir 0,04 persen lebih tinggi pada 3.442,61.

Baca juga: Saham China dibuka melemah, perpanjang kerugian sehari sebelumnya

Saham-saham perusahaan perawatan kesehatan memimpin kenaikan karena infeksi virus korona di luar negeri melonjak, dengan sub-indeks sektor tersebut naik 2,48 persen pada hari itu. Sektor kebutuhan pokok konsumen naik 0,91 persen dan indeks real estat naik 0,38 persen.

Namun sub-indeks industri CSI300 turun 1,43 persen setelah data baru menunjukkan pertumbuhan laba yang melambat di sektor tersebut.

Laba di perusahaan industri China tumbuh tajam di bulan Maret dari titik terendah tahun sebelumnya, karena permintaan bahan baku melonjak seiring dengan pemulihan ekonomi, meskipun laju pertumbuhan telah melambat, data resmi menunjukkan pada hari Selasa.

Baca juga: Saham China berbalik turun Senin, karena aksi ambil untung

Indeks Shenzhen yang lebih kecil berakhir tidak berubah dan indeks komposit ChiNext di papan pengembangan naik 0,56 persen.

Di seluruh wilayah, indeks saham MSCI Asia kecuali Jepang melemah 0,02 persen, sedangkan indeks Nikkei Jepang ditutup turun 0,46 persen.

Pada 0712 GMT, yuan tercatat pada 6,4838 per dolar AS, 0,04 persen lebih kuat dari penutupan sebelumnya pada 6,4865.

Sepanjang tahun ini, indeks saham Shanghai tergelincir 0,9 persen dan CSI300 turun 2,3 persen, sedangkan indeks saham-H China yang terdaftar di Hong Kong naik 2,2 persen. Saham Shanghai telah naik 0,02 persen bulan ini.

Pada 0713 GMT, saham-A China diperdagangkan dengan premi 34,12 persen dibandingkan saham-H yang terdaftar di Hong Kong.