Saham Wall Street dibuka lebih tinggi setelah rilis data pekerjaan AS

·Bacaan 1 menit

Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat pagi waktu setempat, setelah data penggajian lebih rendah dari perkiraan.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 134,60 poin, atau 0,39 persen, menjadi 34.711,64.

Indeks S&P 500 naik 23,64 poin, atau 0,56 persen, menjadi 4.216,49.

Indeks Komposit Nasdaq bertambah 115,41 poin, atau 0,85 persen, menjadi 13.729,92.

Semua 11 sektor utama Indeks S&P 500 menguat pada perdagangan pagi, dengan sektor teknologi naik lebih dari satu persen, memimpin kenaikan.

Pergerakan pasar terjadi, meskipun laporan pekerjaan AS tidak terlalu "panas".

Departemen Tenaga Kerja melaporkan, Jumat, pengusaha AS menambahkan 559.000 pekerjaan pada Mei, bangkit dari perlambatan perekrutan April, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 5,8 persen.

Menurut laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja, pada Mei peningkatan pekerjaan yang menonjol dalam rekreasi dan perhotelan, pendidikan publik dan swasta, dan perawatan kesehatan serta bantuan sosial.

Peningkatan lapangan kerja pada bulan Mei, jauh dari perkiraan Wall Street. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones dan The Wall Street Journal memperkirakan 671.000 pekerjaan baru.

"Sektor rumah tangga dan penggajian dari survei tenaga kerja Mei memperlihatkan cerita yang sama. Masih banyak orang yang menganggur, tetapi tampaknya tidak ada banyak keinginan untuk bekerja," kata Kepala Ekonom FHN Financial, Chris Low, dalam catatan pada hari Jumat.

Pada hari Kamis, rata-rata indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah, terseret oleh kemunduran yang nyata di sektor teknologi.
Baca juga: Saham Asia melemah ikuti Wall Street ketika inflasi AS diprediksi naik
Baca juga: Wall Street jatuh, indeks S&P 500 dan Nasdaq terseret saham teknologi