Sahroni DPR Ingatkan untuk Waspada Terhadap Gelombang Covid-19 Ketiga

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengingatkan agar tetap waspada akan gelombang Covid-19 ketiga jika penurunan kasus virus Corona ini tak dibarengi kepatuhan akan protokol kesehatan.

Adapun ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kapolda DIY, Kamis (30/9/2021).

"Yang penting jangan lengah, karena kan saat ini pemerintah juga sudah berangsur-angsur melakukan pembukaan wilayah agar ekonomi berangsur pulih. Karenanya kepolisian harus terus melakukan pengawasan trrhadap dipatuhinya prokes, supaya tidak ada gelombang ke tiga, ke empat, dan seterusnya," kata Sahroni dalam keterangannya.

Dia pun memuji bahwa penanganan Covid-19 yang dilakukan Kapolda DI Yogyakarta sudah baik, karena memang membantu masyarakat langsung.

"Karena jajaran kepolisian sigap dalam membantu baik dari segi penyediaan alat kesehatan, maupun membantu masyarakat dengan membagikan sembako hingga menangkal berita-berita hoaks," kata politikus NasDem ini.

Antisipasi

Lebih lanjut, Sahroni juga menanyakan langsung kepada Kapolda Yogyakarta terkait langkah kongkrit apa saja yang sudah diambil dalam mempersiapkan pelonggaran wilayah ini.

"Saya pribadi setuju dengan program pemulihan ekonomi nasional, dengan dibuka kembalinya aktivitas yang sempat tutup. Nah tapi upaya persiapannya bagaimana? Kemudian pemerintah kan akan membuka ruang untuk kembali normal dalam kegiatan besar-besaran, bagaimana Polda Jogja mengantisipasi kerumunan dan pelanggaran prokes? Tambahnya.

Pertanyaan Sahroni pun langsung dijawab dan dijelaskan oleh Kapolda DIY.

"Dengan mendisiplinkan masyarakat di tempat-tempat yang akan dibuka, seperti tempat wisata, mal, sekolah dll yang akan makin ramai. Karena dua minggu saja dalam level 3, tempat-tempat wisata di kota Jogja itu sudah didatangi oleh wisatawan dari daerah. Kemudian akan melakukan jaga perbatasan, karena bus-bus wisata dari Jatim dan Jateng sudah masuk ke Jogja sebelum dibatasi," kata Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel