Sahroni ke Luhut: Yang Bisa Dikendalikan Hanya WNA Kayaknya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem, menyindir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan atas ucapannya yang menyebut virus Corona varian Delta tidak bisa dikendalikan. Sahroni menyindir Luhut karena di pernyataan beberapa waktu sebelumnya Luhut mengatakan virus tersebut dapat terkendali.

Sahroni mengingatkan kepada Luhut agar hati-hati dalam berbicara. Apabila salah melontarkan pernyataan, maka masyarakat akan merasa kebingungan bagaimana kondisi sebenarnya.

"Pak Makanya Jangan Salah Ucap dan anggep Covid19 ini bisa di kendalikan," kata Sahroni dalam akun instagramnya @ahmadsahroni88 yang dikutip Jumat 16 Juli 2021.

Sahroni juga menyertakan tangkapan layar sebuah berita yang berisi dua pernyataan Luhut yang kontradiktif. Sahroni juga menyindir yang mampu dikendalikan Luhut hanyalah Warga Negara Asing atau WNA.

"Yang bisa dikendalikan hanya WNA kayanya. Bener kan yah? gimana menurut Temen2 salam sehat salam Terkendali demi ta Terkendalinya Ini," ujar Sahroni

Seperti diketahui, pada hari Senin 12 Juli 2021, Luhut sempat menyatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia terkendali. Bahkan Luhut mengatakan jika ada pihak yang tak sependapat, Luhut siap menunjukkan data bahwa situasi COVID-19 di Indonesia terkendali.

"Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali, jadi semua kita laksanakan," kata Luhut, Senin.

Namun pada hari Kamis 15 Juli 2021, Luhut mengatakan varian Delta tidak terkendali. "Peningkatan kasus akibat varian delta, jangan lihat Indonesia saja yang kena. Inggris, Belanda kena. PM Belanda kena karena setuju lepas masker. Malaysia sampai hari ini juga delta. Amerika sendiri sekarang terjadi kenaikan luar biasa. Mohon kita paham, varian delta tak bisa dikendalikan," kata Luhut, Kamis.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel