Sahrul Kurniawan Absen Lawan Filipina

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bek tim nasional Indonesia U-19, Muhamad Sahrul Kurniawan tidak dapat tampil di pertandingan melawan Filipina U-19 pada babak kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (10/10/2013).

Dokter Timnas Indonesia U-19, dr Alfan Nur Asyhar mengatakan, Sahrul Kurniawan berbenturan dengan pemain Laos di pertandingan Selasa kemarin. Itu membuatnya, menderita cedera otot paha sebelah kiri.

“Dia cedera otot paha sebelah kiri. Sudah dilakukan terapi. Namun, terlihat saat melakukan jogging, pergerakan dia sedikit terganggu,” kata Dokter Alfan saat dihubungi, Rabu (9/10/2013).

Dalam sesi latihan Rabu (9/10) sore di lapangan C, komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sahrul tidak latihan bersama pemain lainnya. Dia hanya berjalan mengitari lapangan di bawah pendampingan dokter Alfan.

Dosen di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta itu mengaku, Sahrul Kurniawan diharuskan beristirahat selama 3 sampai 4 hari. 

Pemain Persenga Ngawi itu kemungkinan bermain di pertandingan Indonesia U-19 melawan Korea Selatan U-19 pada laga pamungkas Grup G, Sabtu (12/10/2013).

“Kemungkinan di pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan, dia sudah bisa dimainkan,” katanya.

Muhammad Sahrul Kurniawan mengatakan, dirinya tidak berada dalam kondisi sehat. Dia pun tidak mempermasalahkan, apabila pelatih Indra Sjafri tidak memainkannya di pertandingan Kamis besok. “Saya cedera. Mungkin tidak bermain,” ujarnya.

Di susunan line up pemain Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mempunyai tiga pemain cadangan di posisi bek, yakni Febly Gushendra, Mahdi Fahri Albaar, dan Dimas Sumantri.

Baca Juga:

Potongan Rambut Paulo Sitanggang Meniru Samurai X

Muchlis Hadi dan Hansamu Ternyata Satu Sekolah

Cari Kado Ultah, Muchlis Ingin Bawa Timnas U-19 Lolos Piala Asia

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.