Sainz Minta FIA Minimalkan Bahaya di Trek GP Sakhir

Jonathan Noble
·Bacaan 1 menit

Setelah menuntaskan Carlos Sainz Jr melihat potensi bahaya di GP Sakhir. Tata letak sirkuit yang diperpendek, 3,543 km, membuat mobil lebih cepat. Kecelakaan mungkin terjadi ketika mobil memadati lintasan selama kualifikasi.

Salah satu contohnya ketika Mick Schumacher dan Roy Nissany bertabrakan pada kualifikasi F2, Jumat (4/12/2020). Jika tidak ada perubahan, bukan tak mungkin insiden serupa terjadi di level premier.

“Kami akan membahas itu dalam briefing pembalap. Kami perlu menemukan cara untuk meyakinkan bahwa itu tidak berbahaya, karena saat ini, sedikit ada dalam batas bahaya,” katanya.

“Ini rumit. Artinya, kami semua berusaha untuk jadi bijaksana dan seaman mungkin, tapi trek ini menawarkan tantangan terkait manajemen lalu lintas.

“Saya kira ada beberapa ide sebagai tim-tim dan para pembalap, yang kami berikan kepada FIA, agar memudahkan di sekitar chicane di sektor tengah, tapi kami perlu menemukan sebuah solusi karena itu berada dalam batas menjadi sedikit berbahaya.”

Baca Juga:

Jadwal F1 GP Sakhir 2020 Hari Ini Hasil FP2 F1 GP Sakhir: Russell Impresif

Max Verstappen mendukung komentar Carlos Sainz, tentang isu potensi keamanan, pada bagian teratas dari sirkuit. Pembalap asal Belanda itu sadar kalau ada perbedaan kecepatan besar antara mobil-mobil selama kualifikasi, dengan beberapa driver di lap-lap panas, sedangkan yang lainnya melambat untuk mendinginkan ban-ban mereka.

“Jujur, bukan trek yang sangat menyenangkan untuk dilalui. Juga, karena lintasan kecil, radio secara konstan membuka dengan, ‘hati-hati di sini, lalu lintas padat di sana.’ Bukan itu yang Anda inginkan.

“Dan juga, terutama di sektor kedua, ini buta dengan banyak tikungan. Cukup berbahaya di sekitar sana. Kami harus mendinginkan ban-ban agar dapat menjalani lap lain, Anda tahu.”