Saking Sayangnya, Didik Rela Pangku Burungnya Mudik Jakarta-Pati

Merdeka.com - Merdeka.com - Beragam cerita menarik kerap mewarnai arus mudik Lebaran, termasuk tahun ini. Kali ini datang dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Adalah Didik, pemudik tujuan Pati, Jawa Tengah ini mengajak burung samyong peliharaannya yang masih berumur empat bulan dalam arus mudik Lebaran 2022 ini.

Didik tak tega jika harus meninggalkan si burung samyong di kamar indekosnya. Khawatir mati tak terurus.

"Saya mudik tapi burungnya tidak ada yang rawat, kasihan, jadi saya bawa pulang dari pada nanti takutnya mati," kata Didik ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (1/5).

Burung mungil dengan corak warna kuning dan hitam itu di tempatkan di dalam sangkar dan ditutupi kain berwarna biru.

Agar tidak stres selama perjalanan darat, dia sudah membawa jangkrik sebagai pakan untuk burung yang baru berusia sekitar empat bulan itu.

"Nanti saya pangku sangkar burungnya di dalam bus," kata pekerja proyek yang baru satu bulan indekos di Halim, Jakarta Timur.

Semangatnya, suara burung mungil yang ia sebut merdu itu bisa menjadi penghilang penat Didik selama perjalanan mudik.

Didik mengaku akan kembali ke Jakarta dua hari usai Lebaran dengan menumpangi salah satu perusahaan otobus dengan harga tiket pulang mencapai Rp550.000.

"Lumayan mahal dan agak susah cari tiket tapi memang wajar karena lagi ramai musim mudik," kata Didik yang berangkat didampingi dua orang rekannya.

Sementara itu, arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, hingga pukul 12.00 terpantau tidak terlalu padat.

Tidak ada antrean calon pemudik di gerai tiket sejumlah perusahaan otobus (PO).

Mereka tertib menunggu di ruang tunggu keberangkatan arus mudik untuk masuk bus menuju kota tujuan masing-masing. Seperti dikutip Antara. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel