Sakit Hati, Jadon Sancho Berpeluang Tinggalkan Borussia Dortmund

Jakarta Jadon Sancho sakit hati dengan pelakuan manajemen Borussia Dortmund yang telah mempermalukan serta mengkambinghitamkannya. Pemain Inggris itu merasa dikhianati.

Insiden pertama terjadi pada Oktober 2019. Ia dikeluarkan dari skuat Borrusia Dortmund karena datang terlambat setelah tugas internasional.

Insiden kedua, Jadon Sancho ditarik keluar pada paruh pertama saat Dortmund kalah 0-4 dari Bayern Munchen. Pelatih Dortmund, Lucien Favre, beralasan Sancho tampil tidak cukup baik.

Keputusan pelatih Borussia Dortmund yang menggantinya tersebut membuat Sancho bingung. Padahal Sancho meyakini kemampuanya dapat pengubah pertandingan.

Jadin Sancho telah mencetak lima gol dan sembilan assist musim ini. Mantan pemain Manchester City juga berhasil menarik minat klub-klub besar Eropa pada bursa tranfer musim panas lalu.

Diincar 4 Klub Besar Eropa

Jadon Sancho (Borussia Dortmund) - Penampilan gemilang bersama Die Borussen membuat pria asal Inggris layak menjadi rebutan klub besar. OVR. (AFP/Guido Kirchner)

Jadon Sancho sempat menjadi properti panas pada bursa transfer musim panas 2019 berkat sumbangsih 12 gol dan 17 assist pada ajang Bundesliga. Pemain berusia 19 tahun itu menjadi incaran utama Manchester United.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tidak menampik ketertarikannya terhadap Jadon Sancho. Namun, Sancho masih enggan berseragam Setan Merah.

Jika Jadon Sancho berniat meninggalkan Borrusia Dortmund pada jendela transfer musim dingin atau panas tahun depan, beberapa klub besar Eropa telah mengantri.

Selain Manchester United, ada tiga klub besar yang juga menaruh minat. Klub-klub tersebut yakni Barcelona, Real Madrid dan Liverpool.

Disadur dari Bola.com (Penulis Hanif Sri Yulianto, Editor Yus Mei Sawitri, published 25/11/2019).