Sakit Tukul Arwana Disebut Terkait Suntikan Vaksin Covid-19, Pihak Rumah Sakit Beri Klarifikasi

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Tukul Arwana dikabarkan mengalami pendarahan di bagian otak. Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak keluarga terkait kondisi yang sebenarnya terjadi pada sang komedian. Tak ayal, sejumlah spekulasi pun lantas menyeruak.

Yang paling santer tersiar adalah pendarahan otak yang diderita Tukul Arwana disebabkan oleh suntikan vaksinasi Covid-19 yang diterimanya. Terkait kabar tersebut, pihak Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, tempat Tukul Arwana dirawat pun memberikan klarifikasi.

Dalam konferensi pers yang digelar virtual pada Jumat (24/9/2021), Direktur Utama RSPON, dr. Mursyid Bustami membantah adanya keterkaitan pendarahan otak seperti yang diderita Tukul Arwana dengan efek samping suntikan vaksin covid-19. "Berkaitan dengan beberapa berita yang beredar, ada hubungankah antara stroke pendarahan dengan vaksin? Tidak ada. Apapun merk vaksinnya, belum ada yang mengatakan bahwa ada risiko terjadinya stroke pendarahan akibat vaksin. Ini perlu kami klarifikasi," ungkapnya.

TERKAIT: Tukul Arwana Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Alami Pendarahan di Bagian Otak

TERKAIT: Jarang Tersorot, Berikut 10 Potret Ganteng Ega Anak Tukul Arwana yang Jadi Perwira Polisi

TERKAIT: Doa dari Tukul Arwana, Saksi Dua Momen Penting yang Dilewati Rizky Billar dan Lesti Kejora

Tak Ada Hubungannya

Tukul Arwana. (Andy Masela/Bintang.com)
Tukul Arwana. (Andy Masela/Bintang.com)

Lebih lanjut, dr. Mursyid Bustami menjelaskan jika secara ilmiah, belum pernah ditemukan adanya keterkaitan antara dosis vaksin Covid-19 yang diterima seseorang dengan pendarahan yang dialami pasien yang mengidap penyakit tertentu.

"Secara ilmiah pun tidak ada hubungannya. Barangkali itu klarifikasi dari kami," lanjutnya kemudian.

Tak Bisa Ungkap Kondisi Terkini Tukul

Tukul Arwana. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)
Tukul Arwana. (Foto: Wimbarsana/Bintang.com)

Sayangnya, meski membantah adanya kaitan antara penyakit Tukul dengan suntikan vaksin yang diterimanya, pihak RSPON tak bisa membeberkan kondisi terkini sang komendian. Menurutnya, rekam medis setiap pasien, termasuk Tukul merupakan privasi yang harus dijaga.

"(Kondisi terkini Tukul) Tidak bisa kami sampaikan, karena berkaitan dengan rahasia medik pasien kita, kami sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami tidak akan menyampaikan mengenai kondisi pasien," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel