Saksi Abi Berpulang

Syahdan Nurdin, ummialeeya

VIVA – Pagi ini seperti biasa aku mengukur suhu badan suamiku yang tergolek lemah di kasur. Angka di termometer menunjukkan 34 derajat Celsius. Kuulangi lagi mengukur suhunya. “Mungkin ada yang salah dengan alat ini.”

Pengukuran ke dua menunjukkan hasil yang berbeda, 36 derajat celcius. Membuat hatiku lega. Segera kusiapkan bubur untuk sarapan pagi ini. Aku masih semangat, masih yakin suamiku bisa sembuh.

Hingga suara lirih itu muncul dari bibirnya yang tampak mengering. “Abi sudah gak kuat Mi, sakit.” Hari ini lebih dari empat bulan lamanya badannya terus berada di pembaringan. Tentu panas terasa di punggung, apalagi ditambah kondisi kesehatannya yang terus drop.