Saksi benarkan penyerahan uang ke Ahmad Fathanah

MERDEKA.COM. Jaksa KPK memutar rekaman video CCTV dalam persidangan lanjutan kasus suap impor daging sapi atas terdakwa Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Dalam rekaman itu, terlihat Arya meminta Direktur PT Berkat Mandiri Prima Rudy Susanto menyerahkan uang Rp 500 juta kepadanya.

Uang itu untuk Luthfi Hasan Ishaaq yang diserahkan melalui Ahmad Fathanah guna meloloskan permohonan penambahan kuota impor daging. Rekaman tertanggal 29 Januari 2013 itu dibenarkan oleh keponakan Arya, Debbie Inrawati, sekretaris Indoguna Utama di persidangan.

"Dari rekaman itu sih iya (bawa sesuatu)," ujar Debbie saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Rabu (1/5).

Saat itu, menurut Debbie, dirinya diberitahu oleh pamannya, Arya ada yang datang sekitar pukul 14.00 WIB. Terbukti seperti yang tertulis dalam dakwaan kemarin, yang datang yakni kawan dekat Luthfi Hasan, yakni Ahmad Fathanah.

Saat Rudy datang ke kantor Indoguna dan bertemu Arya, tampak Ahmad Fathanah sedang di sana. Rudy pun lalu menyerahkan uang tunai sebesar Rp 500 juta, yang diminta Arya, kepada Ahmad Fathanah. 

Dalam dakwaan, uang tersebut atas permintaan Luthfi Hasan Ishaaq melalui Ahmad Fathanah sebesar Rp 1 miliar, guna meloloskan permohonan penambahan kuota impor daging sapi PT Indoguna Utama.

Dua Direktur Indoguna Utama, Arya dan Juard didakwa memberikan uang sejumlah Rp 1,3 miliar. Jumlah itu bagian dari komitmen fee sebesar Rp 40 miliar dalam membantu PT Indoguna Utama untuk mendapatkan penambahan kuota impor daging sapi 2013.

Topik pilihan:
May Day | Liga Champions | Ustaz Jeffry Meninggal | BBM Naik | Susno Buron 

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.