Saksi Kunci Sakit Parah, Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Kembali Ditunda

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, sidang komisi kode etik polri (KKEP) untuk Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal atau Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan (HK) kembali ditunda pekan depan. Padahal, pekan lalu juga sudah ditunda.

Diketahui, sidang terhadap HK dilakukan karena yang bersangkutan dinyatakan turut menjadi kaki tangan Irjen Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Jadi informasi yang saya dapat dari Biro Pertanggungjawaban dan Profesi Divisi Propam Polri, untuk Brigjen HK itu nanti akan dilaksanakan minggu depan," kata Dedi kepada awak media, Rabu (21/9/2022).

Dedi menampik, jika sidang terkait sengaja terus diulur. Menurut dia, terdapat saksi kunci yang masih berhalangan hadir karena sakit.

"Saksi kuncinya dalam kondisi sakit tentu kita harus menunggu sampai kondisi yang bersangkutan sehat. Karena salah satu persyaratan untuk bisa dihadirkan dalam sidang kode etik saksi harus dalam kondisi sehat," jelas Dedi.

Dedi merinci, saksi kunci yang ditunggu adalah seorang AKBP dengan inisial AR. Meski tidak menyebut sakit yang diderita, namun Dedi memastikan sakit terhadap AKBP AR tergolong parah.

AKBP AR sakit, proses penyembuhannya cukup panjang ya karena sakitnya agak parah," katanya.

Brigjen HK termasuk salah satu tersangka kasus obstruction of justice atau penghalangan penegakan hukum kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. I

Brigjen Hendra Kurniawan merupakan satu dari tujuh tersangka obstruction of justice. Dia disebut berperan cukup besar di balik penghalangan proses penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Satu di antaranya, dia yang memerintahkan anggota lainnya untuk mengambil DVR CCTV di sekitar lokasi kejadian penembakan atau rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com [eko]